19 Staf KLHK Perdalam Pengelolaan DAS ke Belanda

Publication date: 2017-09-11 11:49

Sebanyak 19 staf Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meraih beasiswa StuNed dari Pemerintah Kerajaan Belanda melalui Nuffic Neso Indonesia. Mereka akan mengikuti pelatihan “Watershed Management and Inland Water Degradation Control”. Penyerahan beasiswa disampaikan secara resmi dari Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijl kepada Sekretaris Direktur Jenderal Pengendalian DAS dan Hutan Lindung, Murdiyono, di Jakarta (7/9). Turut hadir perwakilan dari Kedubes Belanda, Carel de Groot, Staf Ahli Sumber Daya Air dan jajaran pejabat di lingkungan KLHK dalam acara ini.

KLHKPeserta training berfoto bersama Bapak Murdiyono, Sekretaris Direktur Jenderal Pengendalian DAS dan Hutan Lindung, Bapak Carel de Groot, Staf Ahli Sumber Daya Air Kedubes Belanda, serta Bapak Peter van Tuijl, Direktur Nuffic Neso Indonesia


Pelatihan ini yang akan berlangsung dari tanggal 29 September sampai dengan 16 Oktober 2017 ini bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan staf KLHK dalam pengelolaan daerah aliran sungai (DAS), terutama di lingkup Direktorat Jenderal Pengendalian DAS dan Hutan Lindung. Pengelolaan DAS yang tepat akan mengurangi permasalahan banjir, lahan kritis, serta menurunnya kualitas air tawar. “Belanda menjadi tujuan belajar pengelolaan DAS karena IHE Delft merupakan pusat dunia untuk pendidikan pengelolaan tata air,” tutur Murdiyono dalam sambutan resminya.

Carel de Groot optimis peserta akan mendapatkan banyak pengalaman dengan pelatihan ini. “Pengelolaan sumber daya air merupakan bidang penting yang berkembang di Indonesia.” sambung Carel de Groot sambil merujuk kepada pengembangan proyek tanggul laut raksasa, yang berlokasi di teluk utara Jakarta.

Dalam kesempatan yang sama, Peter van Tuijl mengharapkan peserta untuk proaktif selama mengikuti pelatihan. “Metoda pelatihan ini dirancang efektif, dengan penggabungan mempelajari teori dan kunjungan ke instansi terkait dan lokasi di lapangan.”

Seperti diketahui, tailor-made training merupakan bagian dari beasiswa StuNed yang bertujuan meningkatkan kapasitas organisasi melalui pelatihan staf tingkat madya. Proposal training diajukan kepada Neso, sehingga modul dirancang khusu sesuai dengan kebutuhan organisasi pengaju. Ini ketiga kalinya KLHK mendapatkan beasiswa tailor-made training tersebut.

Diperbaharuai terakhir 2017-09-11 11:49