Konsorsium PTN Kawasan Timur Indonesia Galang Kerjasama Dengan Belanda
Dalam upaya mengembangkan mutu pendidikan dan “go international”, sejumlah universitas negeri di Kawasan Timur Indonesia yang tergabung di dalam Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri Kawasan Timur Indonesia (KPTN-KTI) telah menghadiri Match Making Conference Ke-2 (MMC2) bersama dengan beberapa universitas Belanda.Pertemuan yang berlangsung tanggal 9 Juni 2008 di Aula KBRI Den Haag ini merupakan hasil kerjasama antara KBRI Den Haag dengan KPTN-KTI dan NESO (Netherlands Education Support Office) Jakarta.
Delegasi KPTN-KTI dipimpin oleh Rektor Universitas Sam Ratulangi, Prof.Dr. Lefrand Winston Sondakh dan diikuti juga oleh para Rektor atau perwakilan universitas lainnya seperti dari (1) Universitas Cendrawasih; (2) Universitas Pattimura; (3) Universitas Hasanuddin; (4) Universitas Sam Ratulangi; (5) Universitas Mulawarman; (6) Universitas Mataram; (7) Universitas Negeri Gorontalo; dan (8) Universitas Udayana.
Dalam acara pembukaan, Dubes RI untuk Kerajaan Belanda, J.E. Habibie menyampaikan antara lain dukungan penuh bagi peningkatan kerjasama antara PTN-KTI dengan pihak Belanda yang diharapkan mampu meningkatkan capacity building PT maupun SDM di kawasan Timur Indonesia. Namun, mengingat sebagian besar kerjasama kedua belah pihak masih pada tingkat awal maka hendaknya dimulai dari hal-hal yang paling mungkin dilakukan saat ini (realistic and workable).
Pada kesempatan yang sama, Ketua KPTN-KTI yakni Rektor Universitas Sam Ratulangi, Bapak Lefrand Winston Sondakh, juga menyampaikan secara garis besar maksud dari kunjungan KPTN-KTI ke Belanda, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua NESO, Mr. Marrik Bellen yang mengemukakan tentang langkah-langkah yang telah dilakukan Pemerintah Belanda dalam upaya meningkatkan kerjasama pendidikan dengan Indonesia.
MMC dirancang khusus untuk mempertemukan perguruan tinggi dari Indonesia dan Belanda yang penyelenggaraan pertama dilakukan tahun 2001. Dalam kesempatan kali ini, PTN-KTI bertemu langsung dengan mitra dari sekitar 20 universitas Belanda, seperti Universitas Leiden, Utrecht, Maastricht, VU Amsterdam, Twente, TU Delft dan Groningen. Jumlah keseluruhan peserta sekitar 125 orang yang tidak hanya mewakil PT negeri namun sebagian berasal dari PT swasta.
Dalam MMC 2, para peserta diberi kesempatan untuk menyampaikan keunggulan dari perguruan tingginya masing-masing yang kemudian dilanjutkan dengan pertemuan individual (one to one meeting) khususnya di antara universitas yang memiliki field of interest yang sama. Dalam pertemuan ini telah disepakati sejumlah kerjasama (MoU) antar universitas di bidang kerjasama pendidikan.