Neso Berikan Tes Bahasa Inggris Gratis Bagi 3000 Siswa SMA
Neso Indonesia bekerja sama dengan International Language Program (ILP) dalam kampanye program “In English, For Sure” (IE4S). Kampanye ini diselenggarakan dalam bentuk pelaksanaan tes kemampuan bahasa Inggris gratis bagi sekitar 3000 siswa SMA di Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta dan Semarang. Peluncuran program IE4S ini dilakukan oleh Direktur Neso Indonesia, Marrik Bellen, Kepala Sekolah MAN Insan Cendekia, Bpk. Kastolan dan Business Development Director ILP, Martin Pangestu di Jakarta.
“Program kampanye IE4S adalah bagian dari upaya Neso Indonesia untuk mensosialisasikan kepada publik Indonesia bahwa untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Belanda, yang penting untuk dipersiapkan adalah kemampuan berbahasa Inggris. Karena sejak 1998, pendidikan tinggi Belanda sudah mulai memperkenalkan program studi berbahasa Inggris. Jadi tidak perlu mahir bahasa Belanda lebih dahulu untuk kuliah di Belanda,” ujar Marrik Bellen, Direktur Neso Indonesia.
Pelaksanaan tes kemampuan
bahasa Inggris dimaksudkan untuk memberikan pengalaman dan referensi kemampuan
bahasa Inggris bagi siswa siswi SMA yang umumnya duduk di kelas 12. Dalam tes
ini siswa siswi harus menjalani tes listening
dan reading. Hasil tes akan dibagikan
kepada seluruh peserta dari masing-masing sekolah. Neso Indonesia menggandeng ILP sebagai salah satu penyedia pelatihan bahasa
Inggris yang sudah memiliki reputasi di bidangnya.
Belanda merupakan negara non berbahasa Inggris pertama
yang menawarkan program studi berbahasa Inggris. Saat ini lebih dari
1300 program studi berbahasa Inggris untuk beragam program studi ditawarkan
oleh perguruan tinggi Belanda. Nilai minimum kemampuan berbahasa Inggris untuk
mahasiswa asing yang melanjutkan studi di Belanda adalah IELTS 6 atau TOEFL550.
Hal ini menjadi persyaratan mutlak bagi mahasiswa asing untuk dapat melanjutkan
studi di Belanda, dan diatur dalam kode etik pendidikan tinggi Belanda yang
dirancang untuk memberikan jaminan kualitas dan layanan bagi mahasiswa asing.
Lebih lanjut mengenai kemampuan berbahasa Inggris, Marrik Bellen mengatakan, “Kami menilai tes ini juga bermanfaat bagi siswa untuk melatih dan mengetahui kemampuan bahasa Inggris, yang menjadi salah satu modal utama untuk dapat melanjutkan studi di Belanda. Bahasa Inggris juga merupakan bahasa kedua di Belanda”.