24 Senior Auditor BPKP perdalam Akuntabilitas Keuangan Publik di Belanda

23 Mar 2010

Pemerintah Belanda melalui program StuNed memberikan beasiswa kepada 24 senior auditor BPKP untuk memperdalam Akuntabilitas Keuangan Publik dan Sistem Pengawasan Internal selama empat minggu di Belanda. Hari ini (23/3), seluruh peserta dilepas secara resmi di kantor pusat BPKP oleh Djadja Sukirman, Ak, MBA Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah dan Marrik Bellen, Direktur Nuffic - Neso Indonesia.

Peningkatan kapasitas BPKP dalam pengawasan keuangan publik dan pengawasan internal menjadi faktor penting dimasa mendatang. “Pemerintah Belanda terus mendukung upaya-upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. BPKP sebagai internal auditor memiliki kesempatan menggali secara langsung bagaimana keuangan negara dikelola secara efektif di negara maju seperti Belanda,” ujar Marrik Bellen dalam sambutannya.

Selama di Belanda (26 Maret - 25 April), peserta akan mengikuti proses belajar di Universitas Groningen dan melakukan kunjungan lapangan ke beberapa instansi terkait. Para peserta tersebut adalah senior auditor yang dipilih dari kantor perwakilan di berbagai daerah  (Sulawesi Selatan, Bali, Aceh, Bengkulu, Jakarta, Banten dan Tangerang, Yogyakarta, dan Jawa Timur) dan kantor pusat. Lima peserta adalah peserta perempuan.

Sekembalinya dari Belanda, para peserta diwajibkan untuk menyebarluaskan materi dan pengalaman yang telah didapatkan di Belanda melalui pelatihan. Hasil pelatihan di Belanda juga akan dijadikan sebagai salah satu bahan utama penyusunan buku manual konsep akuntabilitas keuangan publik dan sistem pengawasan internal.

“Pengembangan dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia merupakan aspek penting yang selalu ditingkatkan di BPKP, terutama dengan semakin besarnya ekspektasi stakeholders terhadap peran BPKP dalam membantu mewujudkan Good Governance dan Clean Government.” demikian Djadja Sukirman menutup sambutannya.